Pengertian Ekosistem Laut, Ciri-ciri, Jenis, dan Manfaatnya

Pengertian Ekosistem Laut, Ciri-ciri, Jenis, dan Manfaatnya

Ekosistem Terumbu Karang-ykan-

DailySports.ID - Ekosistem laut terbentuk secara alami dan menyimpan keanekaragaman hayati yang cukup besar. Hingga saat ini, eksplorasi di bawah laut masih sangat minim dan penelitiannya pun masih sedikit dibanding daratan. Meski begitu, interaksinya cukup kompleks di bawah laut sana.

Laut juga memiliki sebuah tatanan kehidupan yang ekosistemnya tak hanya ikan dan terumbu karang saja. Mikroorganisme di bawah laut juga mendapatkan interaksi yang kompleks karena pengaruh air laut dan cahaya matahari. Apa saja yang perlu kamu ketahui tentang ekosistem bawah laut?

Pengertian Ekosistem Laut

Definisi dari ekosistem ini sangat terbatas karena hanya membahas tentang dunia perairan di laut saja. Kehidupan di dalamnya memiliki interaksi kompleks antara makhluk hidup dengan ukuran besar dan kecil. Ekosistem bawah laut juga berperan penting bagi kehidupan secara keseluruhan.

Setiap biota hayati dan anorganik yang ada di bawah laut saling memiliki interaksi dan bisa menimbulkan efek yang besar di laut. Pada akhirnya, ekosistem laut membentuk sebuah keseimbangan dari sisi biologis dan ekologis yang menjamin kehidupan berkelanjutan.

Jenis Ekosistem Laut

Ekosistem laut terdiri dari beberapa jenis karena memiliki tingkat kedalaman yang berbeda. Jenis-jenisnya ada di penjelasan di bawah ini.

1. Ekosistem Estuari

Ekosistem Estuari
Ekosistem Estuari-youtube @UNCCSI-

Ekosistem estuari merupakan salah satu zona di lautan yang cukup dangkal. Sebab, ekosistem yang satu ini berada di antara percampuran laut dan sungai. Kadang, kita menyebutnya sebagai muara sehingga cahaya matahari juga bisa masuk ke area ini. Ekosistem unggulannya adalah hutan mangrove.

2. Ekosistem Terumbu Karang

Terumbu Karang
Terumbu Karang-ykan-

Ekosistem yang satu ini bisa dilihat pada lautan yang kedalamannya cukup dangkal dan airnya masih jernih. Asalnya, terumbu karang hanya bisa tumbuh pada kedalaman yang mendapatkan sinar matahari dan kualitas air yang baik. Di sinilah merupakan zona di mana Banyak sekali biota laut seperti hewan spons dan ganggang hidup.

3. Ekosistem Pantai

pantai
pantai-pexels-

Pantai juga merupakan salah satu bagian dari ekosistem laut yang berada di pesisir. Di sini tanda dari ekosistemnya adalah hamparan pasir yang biasanya sangat luas. Ekosistem ini bisa dimanfaatkan sebagai salah satu tempat wisata karena banyak sekali orang yang menyukai deburan ombak di pantai pasir.

4. Ekosistem Pantai Batu

Ekosistem Pantai Batu
Ekosistem Pantai Batu-beautyofindonesia-

Ekosistem yang satu ini berbeda dengan ekosistem pantai pasir karena kedalamannya berada di 200 meter di bawah permukaan laut. Tempat ini menjadi zona sebagian ciri-ciri makhluk hidup lautan seperti kepiting dan kerang. Terumbu karang juga bisa hidup di sini selama arus lautnya tidak terlalu besar.

5. Ekosistem Laut Dalam

Ekosistem Laut Dalam
Ekosistem Laut Dalam-detik-

Ekosistem laut yang satu ini berbeda dengan yang lainnya karena tidak ada sumber cahaya matahari yang bisa masuk. Kebanyakan makhluk hidup di sini adalah ikan-ikan yang bisa hidup tanpa cahaya matahari, predator, dan pengurai. Eksplorasi di zona ini belum maksimal karena adanya gangguan arus.

Ciri-Ciri Ekosistem Laut

Ekosistem ini memiliki ciri yang berbeda dengan ekosistem yang ada di daratan. Apa saja yang menjadikannya berbentuk sebuah ekosistem di laut yang khas?

1. Terdapat Faktor Abiotik

Faktor abiotik merupakan salah satu faktor utama yang menjadikan ekosistem ini berbeda. Cakupannya adalah arus laut yang berbeda di berbagai area di bumi, kedalaman laut, pencahayaan karena sifat-sifat cahaya, salinitas laut, dan suhunya. Perbedaan tersebut menghasilkan perbedaan interaksi makhluk hidup.

2. Memerlukan Adaptasi Khusus

Beberapa jenis makhluk hidup yang terbiasa hidup beberapa km dari permukaan laut mungkin tidak akan bisa hidup di laut yang dangkal. Mereka hidup dengan perbedaan kemampuan bertahan hidup. Sehingga, adaptasinya juga bernilai khusus untuk bisa bertahan terutama di ekosistem buatan.

3. Biodiversitas yang Tinggi

Zona perairan yang dangkal di laut akan memiliki tingkat biodiversitas yang sangat tinggi. Zona ekosistem alami ini merupakan tempat banyak ikan dan biota laut lainnya untuk hidup karena mendapatkan Sinar cahaya matahari. Tidak hanya ikan, biota laut yang kecil lain seperti plankton juga hidup di zona ini.

4. Produktivitas Tinggi

Produktivitas yang ada di ekosistem laut juga cukup tinggi apabila dibandingkan dengan ekosistem yang ada di daratan. Jumlah nutrien yang ada di lautan sangat tinggi dan hingga kini eksplorasinya pun belum selesai. Jaringan makanan yang ada di lautan cukup kompleks dan salah satunya adalah kehadiran alga dan plankton.

5. Adanya Siklus Nutrisi

Siklus nutrisi tidak hanya terjadi di daratan tetapi juga terjadi di bawah laut sana. Siklus nutrisi ini terjadi karena adanya peran cahaya matahari, bakteri dan fitoplankton. Proses fotosintesis juga terjadi di daur hidup ikan dan menghasilkan komposisi yang menyusun ekosistem itu sendiri.

Manfaat Ekosistem Laut

Begitu besarnya manfaat yang bisa diberikan oleh ekosistem ini. Apa saja yang bisa dirasakan?

1. Penyedia bahan makanan

Ekosistem laut memberikan manfaat bagi bumi karena menjadi sumber makanan yang cukup besar bagi makhluk hidup. Laut tidak hanya memberikan sumber untuk kehidupan laut dengan prinsip simbiosis mutualisme. Level protein yang disediakan oleh laut cukup besar yang disediakan oleh daratan.

2. Jalur transportasi

Laut juga menjadi salah satu ekosistem yang diandalkan untuk transportasi bagi manusia. Jalur ini masih dikatakan sebagai jalur yang cukup murah daripada harus mengantarkan barang melalui jalur udara. Itu sebabnya eksplorasi laut masih banyak dilakukan untuk menemukan rute yang lebih baik dan juga tidak berbahaya.

3. Sumber mineral

Ekosistem yang ada di bawah laut juga menjadi sumber untuk mencari mineral. Laut menyimpan banyak sekali jumlah gas dan mineral yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk kehidupan manusia. Hingga saat ini, eksplorasi di lautan untuk penyedia bahan bakar masih berlangsung di berbagai titik dan area.

4. Tempat rekreasi

Ekosistem laut juga dijadikan sebagai salah satu tempat rekreasi yang asik bagi manusia. Tidak jarang kita melihat berbagai tawaran untuk snorkeling, menyelam dan lainnya yang berhubungan dengan ekosistem bawah laut. Hal ini memberikan kesan yang baru dan berbeda karena tidak bisa ditemukan di daratan sama sekali.

5. Sumber mata pencaharian

Banyak sekali orang yang menggantungkan kehidupannya untuk tetap bisa bertahan hidup kepada ekosistem yang ada di laut. Nelayan dan berbagai pengrajin souvenir bergantung kepada hasil laut yang mereka dapatkan.

6. Membangkitkan listrik

Laut juga bisa menjadi sarana untuk membangkitkan listrik yang ada di daratan. Kita bisa memanfaatkan tenaga yang ada, dihasilkan oleh pasang surut dan ombak. Hal ini pun menjadi sebuah solusi untuk menghemat energi yang biasanya kita dapatkan dari mineral.

7. Mengontrol iklim

Laut juga bisa diandalkan untuk mengontrol iklim terutama iklim dunia. Arus laut dan suhu laut bisa menentukan apakah daratan nantinya akan mendapatkan hujan atau kemarau yang berkepanjangan. Itu sebabnya kehidupan di bawah laut harus tetap dijaga agar iklim dunia tetap stabil.

Pentingnya menjaga ekosistem laut bisa menjauhkan kita dari hal-hal yang berbahaya. Selain perubahan iklim, Kita juga bisa menghindari habisnya sumber daya laut yang bisa memberikan kita sumber makanan. Manfaat yang diberikan oleh ekosistem ini sangat besar sehingga harus dijaga.

Berita Terkait